Perbedaan Hashflow dan KuCoin Token: Hashflow diperdagangkan di Rp162,53 (kapitalisasi pasar Rp138,4M, volume 24 jam Rp37,98M), sedangkan KuCoin Token diperdagangkan di Rp125.847 (kapitalisasi pasar Rp17,22T, volume 24 jam Rp51,86M). Perbedaan utamanya: KuCoin Token jauh lebih besar — sekitar 124,4× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai KuCoin Token dibatasi (137,2M / 200M KCS (69%)), sedangkan Hashflow terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan KuCoin Token selama 29 Hari.
| HFT | KCS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,4M | Rp17,22T |
Volume (24h) | Rp37,98M | Rp51,86M |
Suplai yang Beredar | 849M HFT | 137,2M / 200M KCS (69%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →KCS adalah token asli dari KuCoin, dirancang sebagai token berbagi keuntungan yang memungkinkan trader mendapatkan manfaat dari nilai yang dihasilkan bursa. KCS akan menjadi aset utama untuk layanan keuangan terdesentralisasi KuCoin sekaligus berfungsi sebagai token tata kelola bagi komunitas KuCoin. KuCoin memprioritaskan konsep “Empowering KCS” dengan tujuan menjadikannya produk kunci dalam ekosistemnya. Dalam jangka panjang, KCS akan menjadi bahan bakar dan token sentral yang mendukung berbagai produk serta layanan terdesentralisasi KuCoin.
Selengkapnya di halaman KCS →