Perbedaan Hashflow dan Jito: Hashflow diperdagangkan di Rp146,69 (kapitalisasi pasar Rp337,99M, volume 24 jam Rp1,67T), sedangkan Jito diperdagangkan di Rp9.901 (kapitalisasi pasar Rp5,03T, volume 24 jam Rp478,45M). Perbedaan utamanya: Jito jauh lebih besar — sekitar 14,9× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai beredar Hashflow 873,1M HFT dibanding 509,5M JTO milik Jito. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan Jito selama 29 Hari.
| HFT | JTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp337,99M | Rp5,03T |
Volume (24h) | Rp1,67T | Rp478,45M |
Suplai yang Beredar | 873,1M HFT | 509,5M JTO |
Typical Hold Time | 35 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →