Perbedaan Hashflow dan Immutable: Hashflow diperdagangkan di Rp162,53 (kapitalisasi pasar Rp138,4M, volume 24 jam Rp37,98M), sedangkan Immutable diperdagangkan di Rp2.377 (kapitalisasi pasar Rp4,71T, volume 24 jam Rp182,88M). Perbedaan utamanya: Immutable jauh lebih besar — sekitar 34× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai Immutable dibatasi (2B / 2B IMX (100%)), sedangkan Hashflow terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan Immutable selama 47 Hari.
| HFT | IMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,4M | Rp4,71T |
Volume (24h) | Rp37,98M | Rp182,88M |
Suplai yang Beredar | 849M HFT | 2B / 2B IMX (100%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 47 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →Immutable X adalah solusi scaling layer-two pertama untuk NFT pada Ethereum. IMX adalah token utility native ERC-20 yang dapat digunakan untuk biaya layanan, staking, dan tata kelola. Sejumlah 20% dari biaya protokol harus dibayar dalam IMX, dan pengguna bisa staking IMX untuk menerima bagian dari biaya jaringan.
Selengkapnya di halaman IMX →