Perbedaan Hashflow dan Hyperlane: Hashflow diperdagangkan di Rp152,22 (kapitalisasi pasar Rp337,99M, volume 24 jam Rp1,67T), sedangkan Hyperlane diperdagangkan di Rp1.154 (kapitalisasi pasar Rp449,8M, volume 24 jam Rp178,26M). Perbedaan utamanya: Hyperlane lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Hyperlane dibatasi (393,2M / 1B HYPER (40%)), sedangkan Hashflow terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan Hyperlane selama 31 Hari.
| HFT | HYPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp337,99M | Rp449,8M |
Volume (24h) | Rp1,67T | Rp178,26M |
Suplai yang Beredar | 873,1M HFT | 393,2M / 1B HYPER (40%) |
Typical Hold Time | 35 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →Hyperlane adalah lapisan interoperabilitas inovatif yang dirancang untuk menghubungkan ekosistem blockchain modular, memungkinkan komunikasi lintas jaringan seperti Layer 1, rollup, dan app-chain secara mulus. Dengan pendekatan deployment tanpa izin (permissionless), Hyperlane memudahkan pengembang dalam menjembatani berbagai chain, sekaligus menawarkan model keamanan yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan aplikasi mereka.
Selengkapnya di halaman HYPER →