Perbedaan Hashflow dan Hooked Protocol: Hashflow diperdagangkan di Rp152,86 (kapitalisasi pasar Rp337,99M, volume 24 jam Rp1,67T), sedangkan Hooked Protocol diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar Rp62,05M, volume 24 jam Rp113,8M). Perbedaan utamanya: Hashflow jauh lebih besar — sekitar 5,4× kapitalisasi pasar Hooked Protocol, dan suplai beredar Hashflow 873,1M HFT dibanding 288,4M HOOK milik Hooked Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hashflow selama 35 Hari dan Hooked Protocol selama 20 Hari.
| HFT | HOOK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp337,99M | Rp62,05M |
Volume (24h) | Rp1,67T | Rp113,8M |
Suplai yang Beredar | 873,1M HFT | 288,4M HOOK |
Typical Hold Time | 35 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →Hooked Protocol adalah jaringan edukasi inovatif yang dirancang untuk memperkenalkan Web3 kepada miliaran pengguna. Jaringan ini mendorong adopsi massal melalui pembelajaran yang menarik dan berbasis permainan. Hooked menyederhanakan proses orientasi bagi pelajar dan pengembang dengan berfokus pada tiga area utama: infrastruktur, akademi, dan ekosistem.
Selengkapnya di halaman HOOK →