Perbedaan Hemi dan Yield Basis: Hemi diperdagangkan di Rp82 (kapitalisasi pasar Rp80,03M, volume 24 jam Rp163,84M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.363 (kapitalisasi pasar Rp179,99M, volume 24 jam Rp77,91M). Perbedaan utamanya: Yield Basis jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Hemi, dan suplai Yield Basis dibatasi (132,4M / 1B YB (14%)), sedangkan Hemi terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hemi selama 26 Hari dan Yield Basis selama 5 Hari.
| HEMI | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp80,03M | Rp179,99M |
Volume (24h) | Rp163,84M | Rp77,91M |
Suplai yang Beredar | 977,5M HEMI | 132,4M / 1B YB (14%) |
Typical Hold Time | 26 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →