Perbedaan Hemi dan Unibase: Hemi diperdagangkan di Rp82 (kapitalisasi pasar Rp80,03M, volume 24 jam Rp163,84M), sedangkan Unibase diperdagangkan di Rp1.530 (kapitalisasi pasar Rp3,82T, volume 24 jam Rp5,74T). Perbedaan utamanya: Unibase jauh lebih besar — sekitar 47,7× kapitalisasi pasar Hemi, dan suplai Unibase dibatasi (2,5B / 10B UB (25%)), sedangkan Hemi terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hemi selama 26 Hari dan Unibase selama 2 Hari.
| HEMI | UB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp80,03M | Rp3,82T |
Volume (24h) | Rp163,84M | Rp5,74T |
Suplai yang Beredar | 977,5M HEMI | 2,5B / 10B UB (25%) |
Typical Hold Time | 26 Hari | 2 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →Unibase adalah protokol infrastruktur AI terdesentralisasi yang memberikan AI agent memori persisten, interoperabilitas, dan kemampuan untuk berkembang secara mandiri. Protokol ini mengatasi keterbatasan stateless dan silo data melalui layer memori terdesentralisasi yang menggabungkan penyimpanan terverifikasi, komunikasi antar-agent, dan ketersediaan data berkecepatan tinggi. UB digunakan untuk biaya protokol, tata kelola, staking, serta reward berbasis kontribusi pengetahuan.
Selengkapnya di halaman UB →