Perbedaan Hemi dan Taiko: Hemi diperdagangkan di Rp84,92 (kapitalisasi pasar Rp83,37M, volume 24 jam Rp56,78M), sedangkan Taiko diperdagangkan di Rp1.237 (kapitalisasi pasar Rp251,4M, volume 24 jam Rp35,72M). Perbedaan utamanya: Taiko jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Hemi, dan suplai Taiko dibatasi (202,9M / 1B TAIKO (21%)), sedangkan Hemi terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hemi selama 28 Hari dan Taiko selama 8 Hari.
| HEMI | TAIKO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp83,37M | Rp251,4M |
Volume (24h) | Rp56,78M | Rp35,72M |
Suplai yang Beredar | 977,5M HEMI | 202,9M / 1B TAIKO (21%) |
Typical Hold Time | 28 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →Taiko adalah ZK-Rollup setara Ethereum yang sepenuhnya open-source dan permissionless, dirancang untuk men-scalekan Ethereum secara native. Platform ini menawarkan pengalaman serupa Ethereum sambil menjaga desentralisasi penuh—siapa pun dapat menjalankan node, proposer, atau prover Taiko tanpa kontrol terpusat. Taiko memanfaatkan Ethereum block builders untuk menyusun blok dan transaksi, mendesentralisasi set sequencer sekaligus mewarisi keamanan dan jaminan liveness dari layer dasar. Jaringan ini mendukung lebih dari 100 proyek di berbagai sektor, termasuk DeFi, Gaming, media sosial, infrastruktur, dan tooling.
Selengkapnya di halaman TAIKO →