Perbedaan Hemi dan Streamflow: Hemi diperdagangkan di Rp81,43 (kapitalisasi pasar Rp80,09M, volume 24 jam Rp179,45M), sedangkan Streamflow diperdagangkan di Rp173,23 (kapitalisasi pasar Rp43,82M, volume 24 jam Rp1,36M). Perbedaan utamanya: Hemi lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Streamflow dibatasi (252,7M / 1B STREAM (26%)), sedangkan Hemi terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hemi selama 26 Hari dan Streamflow selama 26 Hari.
| HEMI | STREAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp80,09M | Rp43,82M |
Volume (24h) | Rp179,45M | Rp1,36M |
Suplai yang Beredar | 977,5M HEMI | 252,7M / 1B STREAM (26%) |
Typical Hold Time | 26 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →Streamflow menghadirkan infrastruktur token yang aman, mudah digunakan, dan andal untuk menciptakan serta mendistribusikan token di sepanjang siklus hidupnya—dari peluncuran hingga jatuh tempo. Dengan menyelesaikan masalah ketidakselarasan insentif, Streamflow memastikan ekonomi token yang berkelanjutan.
Selengkapnya di halaman STREAM →