Perbedaan Hemi dan StakeStone: Hemi diperdagangkan di Rp85,54 (kapitalisasi pasar Rp82,96M, volume 24 jam Rp56,33M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp680,36 (kapitalisasi pasar Rp153,3M, volume 24 jam Rp53,11M). Perbedaan utamanya: StakeStone lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai StakeStone dibatasi (225,3M / 1B STO (23%)), sedangkan Hemi terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hemi selama 28 Hari dan StakeStone selama 11 Hari.
| HEMI | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp82,96M | Rp153,3M |
Volume (24h) | Rp56,33M | Rp53,11M |
Suplai yang Beredar | 977,5M HEMI | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 28 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →