Perbedaan Hemi dan ssv.network: Hemi diperdagangkan di Rp81,61 (kapitalisasi pasar Rp79,44M, volume 24 jam Rp176,69M), sedangkan ssv.network diperdagangkan di Rp36.791 (kapitalisasi pasar Rp586,82M, volume 24 jam Rp110,71M). Perbedaan utamanya: ssv.network jauh lebih besar — sekitar 7,4× kapitalisasi pasar Hemi, dan suplai beredar Hemi 977,5M HEMI dibanding 16M SSV milik ssv.network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hemi selama 26 Hari dan ssv.network selama 30 Hari.
| HEMI | SSV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp79,44M | Rp586,82M |
Volume (24h) | Rp176,69M | Rp110,71M |
Suplai yang Beredar | 977,5M HEMI | 16M SSV |
Typical Hold Time | 26 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →ssv.network merupakan implementasi publik pertama dari SSV primitive, yang berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Ethereum Foundation pada tahun 2019 dan sejak itu telah berkembang menjadi jaringan yang dikelola oleh DAO, didorong oleh komunitas staker, builder, dan node operator. Tujuannya berfungsi sebagai proyek teknologi validator terdistribusi (DVT) untuk validator Ethereum yang dikembangkan oleh Blox dengan pendanaan hibah yang didistribusikan ke tim dukungan dari SSV DAO Treasury.
Selengkapnya di halaman SSV →