Perbedaan Hemi dan iExec RLC: Hemi diperdagangkan di Rp85,18 (kapitalisasi pasar Rp83,37M, volume 24 jam Rp56,78M), sedangkan iExec RLC diperdagangkan di Rp4.741 (kapitalisasi pasar Rp412,07M, volume 24 jam Rp26,62M). Perbedaan utamanya: iExec RLC jauh lebih besar — sekitar 4,9× kapitalisasi pasar Hemi, dan suplai iExec RLC dibatasi (87M / 87M RLC (100%)), sedangkan Hemi terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hemi selama 28 Hari dan iExec RLC selama 35 Hari.
| HEMI | RLC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp83,37M | Rp412,07M |
Volume (24h) | Rp56,78M | Rp26,62M |
Suplai yang Beredar | 977,5M HEMI | 87M / 87M RLC (100%) |
Typical Hold Time | 28 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →iExec (RLC) adalah penyedia utama komputasi terdesentralisasi berbasis blockchain yang terkemuka. Blockchain digunakan untuk mengatur jaringan pasar di mana orang dapat memonetisasi daya komputasi mereka serta aplikasi dan bahkan kumpulan data. iExec dapat mendukung aplikasi di bidang-bidang seperti data besar, kesehatan, AI, rendering, dan tekfin. iExec didirikan pada 16 Oktober 2016, dengan tujuan untuk menciptakan kembali komputasi cloud melalui pembuatan paradigma komputasi cloud baru.
Selengkapnya di halaman RLC →