Perbedaan Hemi dan Plume Network: Hemi diperdagangkan di Rp85 (kapitalisasi pasar Rp83,25M, volume 24 jam Rp57,96M), sedangkan Plume Network diperdagangkan di Rp223,57 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp638,87M). Perbedaan utamanya: Plume Network jauh lebih besar — sekitar 16,6× kapitalisasi pasar Hemi, dan suplai Plume Network dibatasi (6,2B / 10B PLUME (62%)), sedangkan Hemi terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hemi selama 28 Hari dan Plume Network selama 20 Hari.
| HEMI | PLUME | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp83,25M | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp57,96M | Rp638,87M |
Suplai yang Beredar | 977,5M HEMI | 6,2B / 10B PLUME (62%) |
Typical Hold Time | 28 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →Plume Network adalah full-stack chain pertama untuk Real World Asset (RWA) finance (RWAfi). Dengan lebih dari 200 proyek, Plume menghadirkan lingkungan EVM-compatible yang memudahkan tokenisasi aset nyata lewat tokenization engine dan mitra infrastruktur keuangan. Pengguna dapat dengan mudah men-tokenisasi, mendistribusikan, dan memanfaatkan aset nyata di DeFi.
Selengkapnya di halaman PLUME →