Perbedaan Hemi dan Osmosis: Hemi diperdagangkan di Rp81,64 (kapitalisasi pasar Rp79,44M, volume 24 jam Rp176,69M), sedangkan Osmosis diperdagangkan di Rp613,97 (kapitalisasi pasar Rp479,53M, volume 24 jam Rp44,61M). Perbedaan utamanya: Osmosis jauh lebih besar — sekitar 6× kapitalisasi pasar Hemi, dan suplai Osmosis dibatasi (781M / 1B OSMO (79%)), sedangkan Hemi terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hemi selama 26 Hari dan Osmosis selama 21 Hari.
| HEMI | OSMO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp79,44M | Rp479,53M |
Volume (24h) | Rp176,69M | Rp44,61M |
Suplai yang Beredar | 977,5M HEMI | 781M / 1B OSMO (79%) |
Typical Hold Time | 26 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →