Perbedaan Hemi dan Nexo: Hemi diperdagangkan di Rp85,1 (kapitalisasi pasar Rp82,76M, volume 24 jam Rp56,85M), sedangkan Nexo diperdagangkan di Rp12.913 (kapitalisasi pasar Rp8,35T, volume 24 jam Rp79,59M). Perbedaan utamanya: Nexo jauh lebih besar — sekitar 100,9× kapitalisasi pasar Hemi, dan suplai Nexo dibatasi (646,1M / 1B NEXO (65%)), sedangkan Hemi terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hemi selama 28 Hari dan Nexo selama 29 Hari.
| HEMI | NEXO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp82,76M | Rp8,35T |
Volume (24h) | Rp56,85M | Rp79,59M |
Suplai yang Beredar | 977,5M HEMI | 646,1M / 1B NEXO (65%) |
Typical Hold Time | 28 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →Nexo adalah platform pendanaan berbasis blockchain yang menawarkan pinjaman mata uang kripto instan. Pengguna mendepositkan token tertentu seperti Bitcoin atau Ether sebagai kolateral untuk mendapatkan pinjaman dalam bentuk mata uang fiat atau stablecoin. Proses pinjaman otomatis ini menggunakan kontrak pintar dan oracle pada blockchain Ethereum untuk mengelola pinjaman.
Selengkapnya di halaman NEXO →