Perbedaan Hemi dan Meteora: Hemi diperdagangkan di Rp81,98 (kapitalisasi pasar Rp80,03M, volume 24 jam Rp163,84M), sedangkan Meteora diperdagangkan di Rp2.915 (kapitalisasi pasar Rp1,54T, volume 24 jam Rp795,23M). Perbedaan utamanya: Meteora jauh lebih besar — sekitar 19,2× kapitalisasi pasar Hemi, dan suplai Meteora dibatasi (531M / 1B MET (54%)), sedangkan Hemi terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hemi selama 26 Hari dan Meteora selama 7 Hari.
| HEMI | MET | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp80,03M | Rp1,54T |
Volume (24h) | Rp163,84M | Rp795,23M |
Suplai yang Beredar | 977,5M HEMI | 531M / 1B MET (54%) |
Typical Hold Time | 26 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →Meteora adalah bursa terdesentralisasi di Solana yang menghadirkan infrastruktur likuiditas yang aman, berkelanjutan, dan dapat dikomposisikan untuk ekosistem Solana dan ruang DeFi. Fitur-fiturnya mencakup DLMM Pools, Dynamic AMM Pools, dan Dynamic Vaults yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi likuiditas dan memaksimalkan hasil bagi pengguna.
Selengkapnya di halaman MET →