Perbedaan Hemi dan Solayer: Hemi diperdagangkan di Rp83,78 (kapitalisasi pasar Rp81,95M, volume 24 jam Rp63,21M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.043 (kapitalisasi pasar Rp496,17M, volume 24 jam Rp199,48M). Perbedaan utamanya: Solayer jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Hemi, dan suplai beredar Hemi 977,5M HEMI dibanding 475,5M LAYER milik Solayer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hemi selama 28 Hari dan Solayer selama 35 Hari.
| HEMI | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp81,95M | Rp496,17M |
Volume (24h) | Rp63,21M | Rp199,48M |
Suplai yang Beredar | 977,5M HEMI | 475,5M LAYER |
Typical Hold Time | 28 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →