Perbedaan Heima dan Mask Network: Heima diperdagangkan di Rp1.853 (kapitalisasi pasar Rp180,39M, volume 24 jam Rp286,36M), sedangkan Mask Network diperdagangkan di Rp7.115 (kapitalisasi pasar Rp709,56M, volume 24 jam Rp193,75M). Perbedaan utamanya: Mask Network jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Heima, dan suplai beredar Heima 97,8M / 100M HEI (98%) dibanding 100M / 100M MASK (100%) milik Mask Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Heima selama 12 Hari dan Mask Network selama 23 Hari.
| HEI | MASK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp180,39M | Rp709,56M |
Volume (24h) | Rp286,36M | Rp193,75M |
Suplai yang Beredar | 97,8M / 100M HEI (98%) | 100M / 100M MASK (100%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Sebagai perkembangan dari Litentry Network, Heima Network dibangun berfokus pada identitas yang terdesentralisasi dan solusi privasi. Dengan berdasarkan pada fondasi ini, Heima memperluas cakupannya untuk menangani manajemen aset di lintas chain dan interoperabilitas berbagai chain.
Selengkapnya di halaman HEI →Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →