Perbedaan Heima dan HTX: Heima diperdagangkan di Rp2.188 (kapitalisasi pasar Rp177,26M, volume 24 jam Rp190,43M), sedangkan HTX diperdagangkan di Rp0,0325 (kapitalisasi pasar Rp29,22T, volume 24 jam Rp408,85M). Perbedaan utamanya: HTX jauh lebih besar — sekitar 164,8× kapitalisasi pasar Heima, dan suplai beredar Heima 81,5M / 100M HEI (82%) dibanding 898,2T / 1.000T HTX (90%) milik HTX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Heima selama 11 Hari dan HTX selama 22 Hari.
| HEI | HTX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp177,26M | Rp29,22T |
Volume (24h) | Rp190,43M | Rp408,85M |
Suplai yang Beredar | 81,5M / 100M HEI (82%) | 898,2T / 1.000T HTX (90%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Sebagai perkembangan dari Litentry Network, Heima Network dibangun berfokus pada identitas yang terdesentralisasi dan solusi privasi. Dengan berdasarkan pada fondasi ini, Heima memperluas cakupannya untuk menangani manajemen aset di lintas chain dan interoperabilitas berbagai chain.
Selengkapnya di halaman HEI →HTX adalah token asli dari HTX DAO, sebuah organisasi terdesentralisasi yang mendukung ekonomi terdesentralisasi. Token ini memfasilitasi transaksi, menawarkan diskon biaya, dan memberikan akses ke fitur serta layanan eksklusif. Pemegang token juga dapat berpartisipasi dalam tata kelola melalui voting. HTX dirancang untuk mendukung kontributor, program komunitas, kemitraan, dan pertumbuhan platform sambil mendorong likuiditas melalui pledging sukarela. Beroperasi tanpa registrasi formal, HTX DAO memprioritaskan otonomi, transparansi, dan inklusivitas, menjadikan token HTX penting untuk inovasi, tata kelola, dan pertumbuhan ekosistem di ruang blockchain.
Selengkapnya di halaman HTX →