Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Radana Bhaskara Finance Tbk. (HDFA) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Radana Bhaskara Finance Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Radana Bhaskara Finance Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Radana Bhaskara Finance Tbk. diperdagangkan di Rp100 (kapitalisasi pasar 660,79 M, volume 24 jam 428 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp99 (kapitalisasi pasar 1,55 T, volume 24 jam 181,17 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Radana Bhaskara Finance Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (181,17 jt vs 428 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HDFASQMI
Kapitalisasi Pasar
660,79 M1,55 T
Volume
428 rb181,17 jt
Lot
4,28 rb1,81 jt
Perputaran
42,84 jt17,89 M
Harga Rata-rata
100,0998,73
Nilai Transaksi
42,84 jt17,89 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
99
Volume Ekuilibrium Indikatif
37,95 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HDFA
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Radana Bhaskara Finance Tbk.

PT HD Finance (the company) was incorporated under the name of PT Indonesia Lease Corporation base on notarial deed No.41 of Mr FA Tumbuan, S.H, dated 20 Sep, 1972. The Company's name has been changed from PT HD Finance Tbk to PT Radana Bhaskara Finance Tbk based on the Notarial Deed No. 136 dated May 21, 2014 of Jimmy Tanal, S.H., M.Kn.

Selengkapnya di halaman HDFA

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI