Perbedaan Radana Bhaskara Finance Tbk. dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk: Radana Bhaskara Finance Tbk. diperdagangkan di Rp86 (kapitalisasi pasar 575,74 M, volume 24 jam 258,6 rb), sedangkan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.245 (kapitalisasi pasar 2,22 T, volume 24 jam 909,7 rb). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Radana Bhaskara Finance Tbk., dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih aktif diperdagangkan (909,7 rb vs 258,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| HDFA | IPCC | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 575,74 M | 2,22 T |
Volume | 258,6 rb | 909,7 rb |
Lot | 2,59 rb | 9,1 rb |
Perputaran | 22,27 jt | 1,12 M |
Harga Rata-rata | 86,12 | 1.232,55 |
Nilai Transaksi | 22,27 jt | 1,12 M |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 86 | 1.245 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 200 | 86 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT HD Finance (the company) was incorporated under the name of PT Indonesia Lease Corporation base on notarial deed No.41 of Mr FA Tumbuan, S.H, dated 20 Sep, 1972. The Company's name has been changed from PT HD Finance Tbk to PT Radana Bhaskara Finance Tbk based on the Notarial Deed No. 136 dated May 21, 2014 of Jimmy Tanal, S.H., M.Kn.
Selengkapnya di halaman HDFA →PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.
Selengkapnya di halaman IPCC →