Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Radana Bhaskara Finance Tbk. (HDFA) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Radana Bhaskara Finance Tbk.Trading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Radana Bhaskara Finance Tbk. dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Radana Bhaskara Finance Tbk. diperdagangkan di Rp86 (kapitalisasi pasar 575,74 M, volume 24 jam 258,6 rb), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp835 (kapitalisasi pasar 3,28 T, volume 24 jam 63,9 rb). Perbedaan utamanya: Indomobil Sukses Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 5,7× kapitalisasi pasar Radana Bhaskara Finance Tbk., dan Radana Bhaskara Finance Tbk. lebih aktif diperdagangkan (258,6 rb vs 63,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HDFAIMAS
Kapitalisasi Pasar
575,74 M3,28 T
Volume
258,6 rb63,9 rb
Lot
2,59 rb639
Perputaran
22,27 jt53,08 jt
Harga Rata-rata
86,12830,74
Nilai Transaksi
22,27 jt53,08 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
86825
Volume Ekuilibrium Indikatif
2002

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HDFA
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Radana Bhaskara Finance Tbk.

PT HD Finance (the company) was incorporated under the name of PT Indonesia Lease Corporation base on notarial deed No.41 of Mr FA Tumbuan, S.H, dated 20 Sep, 1972. The Company's name has been changed from PT HD Finance Tbk to PT Radana Bhaskara Finance Tbk based on the Notarial Deed No. 136 dated May 21, 2014 of Jimmy Tanal, S.H., M.Kn.

Selengkapnya di halaman HDFA

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS