Perbedaan Home Depot Inc dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Home Depot Inc diperdagangkan di $291 (kapitalisasi pasar $294,79B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $60,56 (kapitalisasi pasar $3,39B). Perbedaan utamanya: Home Depot Inc jauh lebih besar — sekitar 87× kapitalisasi pasar SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF, dan Home Depot Inc membagikan dividen 3,15%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Home Depot Inc selama 139 Hari dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF selama 64 Hari.
| HD | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $294,79B | $3,39B |
Volume | 8.693.917 | 349.184 |
Sektor | Consumer Cyclical | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $391,90 | $61,15 |
Terendah 52 Minggu | $281,15 | $46,65 |
Rata-rata Waktu Simpan | 139 Hari | 64 Hari |
Nilai Perusahaan | $355,27B | — |
Imbal Hasil Dividen | 3,15% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Home Depot (HD) diperdagangkan di $285.77 dengan penurunan 0.32% hari ini. Saham menunjukkan momentum bearish secara teknis namun didukung fundamental yang solid dengan pendapatan $159.51 miliar dan laba bersih $14.81 miliar pada 2025. Analis mayoritas memberikan rekomendasi beli (58.73%) dengan target harga konsensus $379.93, menawarkan potensi upside 33% dari harga saat ini.
Outlook jangka panjang positif didukung permintaan pro dan tailwind perumahan, namun tekanan margin dan suku bunga hipotek yang meningkat menjadi risiko utama. Saham saat ini menarik dengan valuasi P/E 20.68x yang wajar untuk perusahaan dengan ROE 104.3% yang kuat.
SPUS diperdagangkan pada $61,07 dengan penurunan harian ringan -0,13%. Sinyal teknis keseluruhan bullish didukung oleh moving averages, meski osilator menunjukkan tekanan jual dengan RSI mendekati zona jenuh beli. ETF ini membayar dividen konsisten $0,03 per saham dengan jadwal reguler hingga September 2026, menarik bagi investor yang mencari pendapatan.
Outlook SPUS didukung momentum teknis bullish namun menghadapi risiko dari peningkatan short interest yang signifikan. Potensi kenaikan terbatas oleh level resistance di $62, sementara fundamental terbatas karena sifatnya sebagai ETF yang melacak indeks S&P 500 dengan kriteria syariah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Home Depot adalah peritel khusus perbaikan rumah terbesar di dunia, mengoperasikan lebih dari 2.300 toko berformat gudang yang menawarkan lebih dari 30.000 produk di toko dan 1 juta produk online di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Toko Home Depot menawarkan berbagai bahan bangunan, produk perbaikan rumah, produk taman, dan produk dekorasi serta berbagai layanan termasuk layanan pemasangan perbaikan rumah dan penyewaan peralatan. Akuisisi distributor Interline Brands pada tahun 2015 memungkinkan Home Depot untuk memasuki bisnis pemeliharaan, perbaikan, dan operasi, yang telah diperluas melalui kerjasama dengan HD Supply (2020). Selain itu, produk tekstil telah ditambahkan ke jajaran Home Depot.
Selengkapnya di halaman HD →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →