Perbedaan Hedera dan Useless Coin: Hedera diperdagangkan di Rp1.173 (kapitalisasi pasar Rp51,25T, volume 24 jam Rp480,47M), sedangkan Useless Coin diperdagangkan di Rp664,56 (kapitalisasi pasar Rp665,28M, volume 24 jam Rp145,23M). Perbedaan utamanya: Hedera jauh lebih besar — sekitar 77× kapitalisasi pasar Useless Coin, dan suplai beredar Hedera 43,8B / 50B HBAR (88%) dibanding 999,1M / 1B USELESS (100%) milik Useless Coin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hedera selama 56 Hari dan Useless Coin selama 4 Hari.
| HBAR | USELESS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp51,25T | Rp665,28M |
Volume (24h) | Rp480,47M | Rp145,23M |
Suplai yang Beredar | 43,8B / 50B HBAR (88%) | 999,1M / 1B USELESS (100%) |
Typical Hold Time | 56 Hari | 4 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
HBAR saat ini diperdagangkan pada Rp1.181,61 dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh indikator moving averages. Token menunjukkan kondisi oversold dengan RSI 6-hari di level 17.80, namun momentum jangka pendek masih lemah. Supply yang beredar mencapai 43,8 juta dari total maksimum 50 juta HBAR (88%), menunjukkan distribusi token yang matang dalam ekosistem Hedera.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari level support kuat di Rp1.144, sementara risiko utama adalah momentum bearish yang berkelanjutan dan ketidakpastian regulasi crypto. Investor perlu memantau breakout di atas resistance Rp1.191 untuk konfirmasi reversal.
Useless Coin (USELESS) diperdagangkan pada Rp603,82 dengan kapitalisasi pasar Rp598,25 juta, menunjukkan kondisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis mayoritas jual. Token ini telah mencapai sirkulasi penuh 100% dengan rata-rata waktu tahan 4 hari. Tidak ada perkembangan protokol atau ekosistem signifikan yang dilaporkan.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan jual teknis yang kuat, meskipun osilator menunjukkan potensi rebound terbatas. Peluang utama terletak pada level support dekat Rp586, sementara risiko utama adalah volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas di pasar kripto Indonesia.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hedera (HBAR) adalah jaringan publik tingkat perusahaan yang paling banyak digunakan, berkelanjutan, untuk ekonomi terdesentralisasi yang memungkinkan individu dan bisnis membuat decentralized applications (DApps) yang kuat. Hedera Hashgraph tidak dibangun di atas blockchain konvensional. HBAR memperkenalkan jenis teknologi buku besar terdistribusi yang benar-benar baru, dikenal sebagai Hashgraph. Teknologi ini memungkinkannya untuk meningkatkan banyak alternatif berbasis blockchain di beberapa area utama, termasuk kecepatan, biaya, dan skalabilitas.
Selengkapnya di halaman HBAR →Useless Coin adalah proyek DeFi yang fokus menciptakan alat mudah guna untuk menyederhanakan pengalaman crypto. Ekosistemnya mencakup aplikasi seluler untuk manajemen portofolio dan hadiah otomatis. USELESS berfungsi sebagai token utilitas utama untuk biaya transaksi, staking, dan fitur premium aplikasi.
Selengkapnya di halaman USELESS →