Perbedaan Hedera dan Spark: Hedera diperdagangkan di Rp1.228 (kapitalisasi pasar Rp54,51T, volume 24 jam Rp865,56M), sedangkan Spark diperdagangkan di Rp317,19 (kapitalisasi pasar Rp961,41M, volume 24 jam Rp225,9M). Perbedaan utamanya: Hedera jauh lebih besar — sekitar 56,7× kapitalisasi pasar Spark, dan suplai beredar Hedera 43,8B / 50B HBAR (88%) dibanding 3B / 10B SPK (30%) milik Spark. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hedera selama 55 Hari dan Spark selama 11 Hari.
| HBAR | SPK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp54,51T | Rp961,41M |
Volume (24h) | Rp865,56M | Rp225,9M |
Suplai yang Beredar | 43,8B / 50B HBAR (88%) | 3B / 10B SPK (30%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hedera (HBAR) adalah jaringan publik tingkat perusahaan yang paling banyak digunakan, berkelanjutan, untuk ekonomi terdesentralisasi yang memungkinkan individu dan bisnis membuat decentralized applications (DApps) yang kuat. Hedera Hashgraph tidak dibangun di atas blockchain konvensional. HBAR memperkenalkan jenis teknologi buku besar terdistribusi yang benar-benar baru, dikenal sebagai Hashgraph. Teknologi ini memungkinkannya untuk meningkatkan banyak alternatif berbasis blockchain di beberapa area utama, termasuk kecepatan, biaya, dan skalabilitas.
Selengkapnya di halaman HBAR →Spark adalah alokator modal on-chain dengan $3,86 miliar yang dikerahkan di DeFi, CeFi, dan aset dunia nyata (RWA). Spark meningkatkan efisiensi modal secara skala besar dengan menyeimbangkan alokasi secara otomatis sesuai kondisi pasar, sambil menjaga profil risiko konservatif. Proyek ini mengatasi inefisiensi DeFi seperti likuiditas terfragmentasi, imbal hasil tidak stabil, dan stablecoin yang menganggur, serta menyediakan likuiditas dalam, konsisten, dan pendapatan bebas biaya melalui produk seperti sUSDS dan sUSDC.
Selengkapnya di halaman SPK →