Perbedaan Hedera dan Scroll: Hedera diperdagangkan di Rp1.228 (kapitalisasi pasar Rp53,58T, volume 24 jam Rp863,06M), sedangkan Scroll diperdagangkan di Rp441,11 (kapitalisasi pasar Rp83,53M, volume 24 jam Rp92,12M). Perbedaan utamanya: Hedera jauh lebih besar — sekitar 641,4× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai beredar Hedera 43,8B / 50B HBAR (88%) dibanding 190M / 1B SCR (19%) milik Scroll. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hedera selama 55 Hari dan Scroll selama 25 Hari.
| HBAR | SCR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp53,58T | Rp83,53M |
Volume (24h) | Rp863,06M | Rp92,12M |
Suplai yang Beredar | 43,8B / 50B HBAR (88%) | 190M / 1B SCR (19%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 25 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
HBAR menunjukkan tekanan bearish dengan harga saat ini Rp1.218,08, didorong oleh sinyal teknis negatif dari moving averages dan ADX. Sirkulasi token mencapai 88% dengan supply hampir maksimal. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan, namun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari oversold teknis dan adopsi jaringan, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan sentimen pasar crypto yang lesu. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan ketidakpastian regulasi sektor crypto.
Scroll (SCR) saat ini diperdagangkan pada harga Rp432,39 dengan sinyal teknis secara keseluruhan bearish (Buy: 2, Sell: 16, Neutral: 9). Market cap mencapai Rp82,34 juta dengan supply yang beredar 190.000 dari total maksimum 1 juta token (tingkat sirkulasi 19%). RSI menunjukkan kondisi oversold (RSI_12=22.39), sementara ADX mengindikasikan tren bearish kuat (ADX_6=85.04). Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga mampu bertahan di atas support kunci Rp421, namun tekanan jual dari moving averages tetap dominan. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas, volume perdagangan rendah, dan exposure terhadap fluktuasi pasar crypto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hedera (HBAR) adalah jaringan publik tingkat perusahaan yang paling banyak digunakan, berkelanjutan, untuk ekonomi terdesentralisasi yang memungkinkan individu dan bisnis membuat decentralized applications (DApps) yang kuat. Hedera Hashgraph tidak dibangun di atas blockchain konvensional. HBAR memperkenalkan jenis teknologi buku besar terdistribusi yang benar-benar baru, dikenal sebagai Hashgraph. Teknologi ini memungkinkannya untuk meningkatkan banyak alternatif berbasis blockchain di beberapa area utama, termasuk kecepatan, biaya, dan skalabilitas.
Selengkapnya di halaman HBAR →Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →