Perbedaan Hedera dan Terra: Hedera diperdagangkan di Rp1.170 (kapitalisasi pasar Rp51,08T, volume 24 jam Rp499,22M), sedangkan Terra diperdagangkan di Rp772,04 (kapitalisasi pasar Rp548,12M, volume 24 jam Rp69,43M). Perbedaan utamanya: Hedera jauh lebih besar — sekitar 93,2× kapitalisasi pasar Terra, dan suplai Hedera dibatasi (43,8B / 50B HBAR (88%)), sedangkan Terra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Hedera selama 56 Hari dan Terra selama 82 Hari.
| HBAR | LUNA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp51,08T | Rp548,12M |
Volume (24h) | Rp499,22M | Rp69,43M |
Suplai yang Beredar | 43,8B / 50B HBAR (88%) | 710M LUNA |
Typical Hold Time | 56 Hari | 82 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
HBAR saat ini diperdagangkan pada Rp1.181,61 dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh indikator moving averages. Token menunjukkan kondisi oversold dengan RSI 6-hari di level 17.80, namun momentum jangka pendek masih lemah. Supply yang beredar mencapai 43,8 juta dari total maksimum 50 juta HBAR (88%), menunjukkan distribusi token yang matang dalam ekosistem Hedera.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari level support kuat di Rp1.144, sementara risiko utama adalah momentum bearish yang berkelanjutan dan ketidakpastian regulasi crypto. Investor perlu memantau breakout di atas resistance Rp1.191 untuk konfirmasi reversal.
Belum ada sinyal Aura AI.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Hedera (HBAR) adalah jaringan publik tingkat perusahaan yang paling banyak digunakan, berkelanjutan, untuk ekonomi terdesentralisasi yang memungkinkan individu dan bisnis membuat decentralized applications (DApps) yang kuat. Hedera Hashgraph tidak dibangun di atas blockchain konvensional. HBAR memperkenalkan jenis teknologi buku besar terdistribusi yang benar-benar baru, dikenal sebagai Hashgraph. Teknologi ini memungkinkannya untuk meningkatkan banyak alternatif berbasis blockchain di beberapa area utama, termasuk kecepatan, biaya, dan skalabilitas.
Selengkapnya di halaman HBAR →Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →