Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Arsy Buana Travelindo Tbk. (HAJJ) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Arsy Buana Travelindo Tbk.Trading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Arsy Buana Travelindo Tbk. dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Arsy Buana Travelindo Tbk. diperdagangkan di Rp106 (kapitalisasi pasar 266,6 M, volume 24 jam 4,55 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.260 (kapitalisasi pasar 26,5 T, volume 24 jam 1,81 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 99,4× kapitalisasi pasar Arsy Buana Travelindo Tbk., dan Arsy Buana Travelindo Tbk. lebih aktif diperdagangkan (4,55 jt vs 1,81 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HAJJJPFA
Kapitalisasi Pasar
266,6 M26,5 T
Volume
4,55 jt1,81 jt
Lot
45,49 rb18,1 rb
Perputaran
489,14 jt4,08 M
Harga Rata-rata
107,532.252,46
Nilai Transaksi
489,14 jt4,08 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
41,1 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HAJJ
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Arsy Buana Travelindo Tbk.

PT Arsy Buana Travelindo Tbk (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 25 dated November 21, 2016 of Harra Mieltuani Lubis SH. The Entity started its commercial operations in 2018. PT Madinah Iman Wisata is the parent entity, whereas Entin Suryatin is the ultimate beneficial owner.

Selengkapnya di halaman HAJJ

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA