Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Hasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Hasnur Internasional Shipping Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Hasnur Internasional Shipping Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Hasnur Internasional Shipping Tbk. diperdagangkan di Rp179 (kapitalisasi pasar 477,98 M, volume 24 jam 214,2 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp57 (kapitalisasi pasar 947,79 M, volume 24 jam 13,56 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,56 jt vs 214,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HAISSQMI
Kapitalisasi Pasar
477,98 M947,79 M
Volume
214,2 rb13,56 jt
Lot
2,14 rb135,59 rb
Perputaran
38,65 jt797,5 jt
Harga Rata-rata
180,4258,82
Nilai Transaksi
38,65 jt797,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
17957
Volume Ekuilibrium Indikatif
3159,67 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HAIS
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Hasnur Internasional Shipping Tbk.

PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (the “Company”) was established in Jakarta based on the Notarial Deed No. 47 of Ira Sudjono, S.H., dated December 14, 2009. The Company commenced its commercial operations in August 2010. The Group is part of Hasnur Group.

Selengkapnya di halaman HAIS

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI