Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Hasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS) vs KMI Wire Cable Tbk (KBLI)

Hasnur Internasional Shipping Tbk.Trading
KMI Wire Cable TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Hasnur Internasional Shipping Tbk. dan KMI Wire Cable Tbk: Hasnur Internasional Shipping Tbk. diperdagangkan di Rp179 (kapitalisasi pasar 477,98 M, volume 24 jam 214,2 rb), sedangkan KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp324 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 550,2 rb). Perbedaan utamanya: KMI Wire Cable Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Hasnur Internasional Shipping Tbk., dan KMI Wire Cable Tbk lebih aktif diperdagangkan (550,2 rb vs 214,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HAISKBLI
Kapitalisasi Pasar
477,98 M1,3 T
Volume
214,2 rb550,2 rb
Lot
2,14 rb5,5 rb
Perputaran
38,65 jt178,18 jt
Harga Rata-rata
180,42323,84
Nilai Transaksi
38,65 jt178,18 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
179324
Volume Ekuilibrium Indikatif
31513,3 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HAIS
Lihat detail
KBLI
Lihat detail

Tentang Hasnur Internasional Shipping Tbk.

PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (the “Company”) was established in Jakarta based on the Notarial Deed No. 47 of Ira Sudjono, S.H., dated December 14, 2009. The Company commenced its commercial operations in August 2010. The Group is part of Hasnur Group.

Selengkapnya di halaman HAIS

Tentang KMI Wire Cable Tbk

PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta

Selengkapnya di halaman KBLI