Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Hasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Hasnur Internasional Shipping Tbk.Trading
Jaya Agra Wattie TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Hasnur Internasional Shipping Tbk. dan Jaya Agra Wattie Tbk: Hasnur Internasional Shipping Tbk. diperdagangkan di Rp179 (kapitalisasi pasar 477,98 M, volume 24 jam 214,2 rb), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp115 (kapitalisasi pasar 1,87 T, volume 24 jam 382 rb). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Hasnur Internasional Shipping Tbk., dan Jaya Agra Wattie Tbk lebih aktif diperdagangkan (382 rb vs 214,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HAISJAWA
Kapitalisasi Pasar
477,98 M1,87 T
Volume
214,2 rb382 rb
Lot
2,14 rb3,82 rb
Perputaran
38,65 jt43,65 jt
Harga Rata-rata
180,42114,26
Nilai Transaksi
38,65 jt43,65 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
179115
Volume Ekuilibrium Indikatif
31594

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HAIS
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Hasnur Internasional Shipping Tbk.

PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (the “Company”) was established in Jakarta based on the Notarial Deed No. 47 of Ira Sudjono, S.H., dated December 14, 2009. The Company commenced its commercial operations in August 2010. The Group is part of Hasnur Group.

Selengkapnya di halaman HAIS

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA