Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Hasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Hasnur Internasional Shipping Tbk.Trading
Jaya Agra Wattie TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Hasnur Internasional Shipping Tbk. dan Jaya Agra Wattie Tbk: Hasnur Internasional Shipping Tbk. diperdagangkan di Rp181 (kapitalisasi pasar 480,6 M, volume 24 jam 395,4 rb), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp131 (kapitalisasi pasar 2,11 T, volume 24 jam 662,4 rb). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Hasnur Internasional Shipping Tbk., dan Jaya Agra Wattie Tbk lebih aktif diperdagangkan (662,4 rb vs 395,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HAISJAWA
Kapitalisasi Pasar
480,6 M2,11 T
Volume
395,4 rb662,4 rb
Lot
3,95 rb6,62 rb
Perputaran
72,22 jt86,17 jt
Harga Rata-rata
182,64130,09
Nilai Transaksi
72,22 jt86,17 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
181131
Volume Ekuilibrium Indikatif
2009

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HAIS
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Hasnur Internasional Shipping Tbk.

PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (the “Company”) was established in Jakarta based on the Notarial Deed No. 47 of Ira Sudjono, S.H., dated December 14, 2009. The Company commenced its commercial operations in August 2010. The Group is part of Hasnur Group.

Selengkapnya di halaman HAIS

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA