Perbedaan Haedal Protocol dan Velo: Haedal Protocol diperdagangkan di Rp284,68 (kapitalisasi pasar Rp136,33M, volume 24 jam Rp27,24M), sedangkan Velo diperdagangkan di Rp57,76 (kapitalisasi pasar Rp1,01T, volume 24 jam Rp28,29M). Perbedaan utamanya: Velo jauh lebih besar — sekitar 7,4× kapitalisasi pasar Haedal Protocol, dan suplai beredar Haedal Protocol 483,3M / 1B HAEDAL (49%) dibanding 17,6B / 24B VELO (74%) milik Velo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Haedal Protocol selama 15 Hari dan Velo selama 28 Hari.
| HAEDAL | VELO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp136,33M | Rp1,01T |
Volume (24h) | Rp27,24M | Rp28,29M |
Suplai yang Beredar | 483,3M / 1B HAEDAL (49%) | 17,6B / 24B VELO (74%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 28 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Haedal Protocol saat ini diperdagangkan di Rp288,18 dengan sinyal teknis bearish didorong oleh moving averages yang negatif. Token menunjukkan sirkulasi 49% dengan hold time rata-rata 15 hari. Posisi harga berada di level pivot point Rp288 dengan support kuat di Rp283 dan resistance di Rp292. Market cap mencapai Rp139,43 juta dengan supply terbatas 1 juta token.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan peluang rebound dari support Rp283. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Investor perlu memantau breakout di atas Rp292 untuk konfirmasi perubahan tren.
Token VELO saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp57,28, market cap Rp1,01T, dan supply beredar 17,6 juta dari total 24 juta token. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages bearish dan indikator osilator netral. Token berada di dekat level support kritis S1=57 setelah mengalami koreksi signifikan dalam sebulan terakhir.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan risiko lanjutan koreksi menuju support S2=56 dan S3=55. Peluang rebound terbatas pada breakout di atas resistance R1=59. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan dari sinyal teknis yang lemah.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →Velo Labs sedang membangun jaringan bursa kredit federasi yang unik. Jaringan ini didukung oleh Velo Protocol, yang merupakan protokol keuangan blockchain yang memungkinkan penerbitan kredit digital dan transfer aset tanpa batas untuk bisnis yang menggunakan sistem kontrak pintar. Misi inti proyek ini adalah memungkinkan para mitra untuk mentransfer nilai secara aman dan terjamin antara satu sama lain secara tepat waktu dan transparan.
Selengkapnya di halaman VELO →