Perbedaan Haedal Protocol dan USDD: Haedal Protocol diperdagangkan di Rp286,29 (kapitalisasi pasar Rp138,54M, volume 24 jam Rp23,59M), sedangkan USDD diperdagangkan di Rp17.514 (kapitalisasi pasar Rp25,55T, volume 24 jam Rp3,07T). Perbedaan utamanya: USDD jauh lebih besar — sekitar 184,4× kapitalisasi pasar Haedal Protocol, dan suplai Haedal Protocol dibatasi (483,3M / 1B HAEDAL (49%)), sedangkan USDD terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Haedal Protocol selama 15 Hari dan USDD selama 27 Hari.
| HAEDAL | USDD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,54M | Rp25,55T |
Volume (24h) | Rp23,59M | Rp3,07T |
Suplai yang Beredar | 483,3M / 1B HAEDAL (49%) | 1,5B USDD |
Typical Hold Time | 15 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →USDD adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh TRON DAO Reserve, dipatok pada dolar AS untuk pembayaran, trading, dan penyimpanan nilai. USDD didukung oleh aset seperti Bitcoin, Ethereum, dan TRON, dengan cadangan yang dijaminkan lebih besar dari jumlah USDD yang beredar untuk menjaga stabilitas dan keamanan.
Selengkapnya di halaman USDD →