Perbedaan Haedal Protocol dan Tria: Haedal Protocol diperdagangkan di Rp295,78 (kapitalisasi pasar Rp133,47M, volume 24 jam Rp22,2M), sedangkan Tria diperdagangkan di Rp149,24 (kapitalisasi pasar Rp322,2M, volume 24 jam Rp169,04M). Perbedaan utamanya: Tria jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Haedal Protocol, dan suplai beredar Haedal Protocol 454,2M / 1B HAEDAL (46%) dibanding 2,2B / 10B TRIA (22%) milik Tria. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Haedal Protocol selama 14 Hari dan Tria selama 3 Hari.
| HAEDAL | TRIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp133,47M | Rp322,2M |
Volume (24h) | Rp22,2M | Rp169,04M |
Suplai yang Beredar | 454,2M / 1B HAEDAL (46%) | 2,2B / 10B TRIA (22%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 3 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
HAEDAL saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp294.53, mendekati level pivot Rp295. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dari moving averages, sementara osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp133,55 juta dengan sirkulasi 46% dari total supply 1 juta token. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support terdekat di Rp286, namun tekanan jual dan likuiditas rendah menjadi penghambat utama. Investor perlu waspada terhadap risiko teknis dan minimnya aktivitas jaringan.
TRIA saat ini diperdagangkan pada Rp147,744 dengan kapitalisasi pasar Rp318,05 juta, menunjukkan momentum bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis yang didominasi penjualan (11 sell vs 4 buy). Token ini memiliki sirkulasi 22% dari total supply 10 juta TRIA dengan rata-rata hold time hanya 3 hari, mengindikasikan aktivitas trading yang tinggi. Level support kunci berada di Rp146 dan resistance di Rp170, dengan RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi mengingat likuiditas terbatas. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level oversold, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya adopsi jaringan. Investor perlu memantau volume trading dan perkembangan ekosistem proyek secara ketat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →Tria adalah neobank crypto berbasis self-custody dengan mesin routing lintas chain yang memungkinkan aktivitas belanja, trading, dan earning dalam satu aplikasi. Platform ini mengatasi fragmentasi blockchain melalui teknologi BestPath yang mendukung transaksi tanpa gas dan tanpa bridging langsung dari wallet pengguna. Token TRIA digunakan untuk reward, akses layanan, dan partisipasi governance.
Selengkapnya di halaman TRIA →