Perbedaan Haedal Protocol dan Threshold: Haedal Protocol diperdagangkan di Rp289,31 (kapitalisasi pasar Rp139,1M, volume 24 jam Rp24,39M), sedangkan Threshold diperdagangkan di Rp60,29 (kapitalisasi pasar Rp673,59M, volume 24 jam Rp61,08M). Perbedaan utamanya: Threshold jauh lebih besar — sekitar 4,8× kapitalisasi pasar Haedal Protocol, dan suplai beredar Haedal Protocol 483,3M / 1B HAEDAL (49%) dibanding 11,2B / 11,2B T (100%) milik Threshold. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Haedal Protocol selama 15 Hari dan Threshold selama 24 Hari.
| HAEDAL | T | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp139,1M | Rp673,59M |
Volume (24h) | Rp24,39M | Rp61,08M |
Suplai yang Beredar | 483,3M / 1B HAEDAL (49%) | 11,2B / 11,2B T (100%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →Token T berfungsi sebagai token utilitas untuk Threshold Network dan token tata kelola untuk Threshold DAO. Threshold menyediakan primitif kriptografi yang mendukung berbagai aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan ini dibuat melalui penggabungan Keep Network dan NuCypher, yang diselesaikan pada tanggal 1 Januari 2022, dengan peluncuran token T.
Selengkapnya di halaman T →