Perbedaan Haedal Protocol dan Renzo: Haedal Protocol diperdagangkan di Rp286,47 (kapitalisasi pasar Rp138,4M, volume 24 jam Rp24,07M), sedangkan Renzo diperdagangkan di Rp48,38 (kapitalisasi pasar Rp412,52M, volume 24 jam Rp57,63M). Perbedaan utamanya: Renzo jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Haedal Protocol, dan suplai beredar Haedal Protocol 483,3M / 1B HAEDAL (49%) dibanding 8,6B / 10B REZ (86%) milik Renzo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Haedal Protocol selama 15 Hari dan Renzo selama 52 Hari.
| HAEDAL | REZ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,4M | Rp412,52M |
Volume (24h) | Rp24,07M | Rp57,63M |
Suplai yang Beredar | 483,3M / 1B HAEDAL (49%) | 8,6B / 10B REZ (86%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 52 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →Renzo adalah Token Liquid Restaking (LRT) dan Manajer Strategi untuk EigenLayer. Renzo adalah interface untuk ekosistem EigenLayer yang mengamankan Actively Validated Services (AVS) dan menawarkan yield yang lebih tinggi daripada staking ETH. Protokol ini mengabstraksi semua kompleksitas dari pengguna akhir dan memungkinkan kolaborasi yang mudah antara pengguna dan operator node EigenLayer.
Selengkapnya di halaman REZ →