Perbedaan Haedal Protocol dan Radiant Capital: Haedal Protocol diperdagangkan di Rp285,21 (kapitalisasi pasar Rp138,54M, volume 24 jam Rp23,59M), sedangkan Radiant Capital diperdagangkan di Rp55,8 (kapitalisasi pasar Rp128,13M, volume 24 jam Rp581,09M). Perbedaan utamanya: Haedal Protocol dan Radiant Capital berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Haedal Protocol 483,3M / 1B HAEDAL (49%) dibanding 1,4B / 1,5B RDNT (93%) milik Radiant Capital. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Haedal Protocol selama 15 Hari dan Radiant Capital selama 20 Hari.
| HAEDAL | RDNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,54M | Rp128,13M |
Volume (24h) | Rp23,59M | Rp581,09M |
Suplai yang Beredar | 483,3M / 1B HAEDAL (49%) | 1,4B / 1,5B RDNT (93%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →Radiant Capital adalah protokol DeFi yang mengatasi fragmentasi modal dengan menciptakan pasar uang omnichain yang terpadu. Protokol ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan meminjam aset dengan mudah di berbagai blockchain, sehingga meningkatkan efisiensi dan pengalaman pengguna dalam ekosistem DeFi.
Selengkapnya di halaman RDNT →