Perbedaan Haedal Protocol dan Pudgy Penguins: Haedal Protocol diperdagangkan di Rp289,13 (kapitalisasi pasar Rp139,1M, volume 24 jam Rp24,39M), sedangkan Pudgy Penguins diperdagangkan di Rp111,68 (kapitalisasi pasar Rp7,02T, volume 24 jam Rp891,35M). Perbedaan utamanya: Pudgy Penguins jauh lebih besar — sekitar 50,5× kapitalisasi pasar Haedal Protocol, dan suplai beredar Haedal Protocol 483,3M / 1B HAEDAL (49%) dibanding 62,9B / 88,9B PENGU (71%) milik Pudgy Penguins. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Haedal Protocol selama 15 Hari dan Pudgy Penguins selama 29 Hari.
| HAEDAL | PENGU | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp139,1M | Rp7,02T |
Volume (24h) | Rp24,39M | Rp891,35M |
Suplai yang Beredar | 483,3M / 1B HAEDAL (49%) | 62,9B / 88,9B PENGU (71%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →PENGU adalah token resmi dari Pudgy Penguins dan telah menjadi fenomena dengan salah satu komunitas paling berpengaruh di dunia kripto. Dari berbagai brand besar yang memamerkan Penguin, tampil di iklan ETF, hingga meraih jutaan pengikut dan lebih dari 50 miliar views, Pengu telah menjadi sebuah ikon. Ini adalah simbol bagi komunitas, meme, dan energi positif.
Selengkapnya di halaman PENGU →