Perbedaan Haedal Protocol dan Orca: Haedal Protocol diperdagangkan di Rp287,88 (kapitalisasi pasar Rp138,19M, volume 24 jam Rp24,15M), sedangkan Orca diperdagangkan di Rp18.481 (kapitalisasi pasar Rp1,13T, volume 24 jam Rp146,45M). Perbedaan utamanya: Orca jauh lebih besar — sekitar 8,2× kapitalisasi pasar Haedal Protocol, dan suplai Haedal Protocol dibatasi (483,3M / 1B HAEDAL (49%)), sedangkan Orca terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Haedal Protocol selama 15 Hari dan Orca selama 31 Hari.
| HAEDAL | ORCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,19M | Rp1,13T |
Volume (24h) | Rp24,15M | Rp146,45M |
Suplai yang Beredar | 483,3M / 1B HAEDAL (49%) | 60,8M ORCA |
Typical Hold Time | 15 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →