Perbedaan Haedal Protocol dan OG Fan Token: Haedal Protocol diperdagangkan di Rp288,99 (kapitalisasi pasar Rp139,1M, volume 24 jam Rp24,39M), sedangkan OG Fan Token diperdagangkan di Rp44.448 (kapitalisasi pasar Rp211,74M, volume 24 jam Rp41,04M). Perbedaan utamanya: OG Fan Token lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Haedal Protocol 483,3M / 1B HAEDAL (49%) dibanding 4,8M / 5M OG (96%) milik OG Fan Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Haedal Protocol selama 15 Hari dan OG Fan Token selama 24 Hari.
| HAEDAL | OG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp139,1M | Rp211,74M |
Volume (24h) | Rp24,39M | Rp41,04M |
Suplai yang Beredar | 483,3M / 1B HAEDAL (49%) | 4,8M / 5M OG (96%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →OG adalah fan token dari klub esport OG. Token ini memungkinkan penggemarnya untuk terlibat dalam kegiatan klub, termasuk voting untuk polling dalam aplikasi. Pemegang token akan mendapatkan reward, experience, dan konten eksklusif.
Selengkapnya di halaman OG →