Perbedaan Haedal Protocol dan AINFT: Haedal Protocol diperdagangkan di Rp289,13 (kapitalisasi pasar Rp139,1M, volume 24 jam Rp24,39M), sedangkan AINFT diperdagangkan di Rp0,0050084 (kapitalisasi pasar Rp4,96T, volume 24 jam Rp95,29M). Perbedaan utamanya: AINFT jauh lebih besar — sekitar 35,7× kapitalisasi pasar Haedal Protocol, dan suplai beredar Haedal Protocol 483,3M / 1B HAEDAL (49%) dibanding 990,1T / 1.000T NFT (100%) milik AINFT. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Haedal Protocol selama 15 Hari dan AINFT selama 18 Hari.
| HAEDAL | NFT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp139,1M | Rp4,96T |
Volume (24h) | Rp24,39M | Rp95,29M |
Suplai yang Beredar | 483,3M / 1B HAEDAL (49%) | 990,1T / 1.000T NFT (100%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →NEFTiPEDiA adalah marketplace yang menyediakan tempat terdesentralisasi untuk menjual karya seni digital, multimedia, dan berbagai aset bernilai lainnya.
Selengkapnya di halaman NFT →