Perbedaan Haedal Protocol dan MON: Haedal Protocol diperdagangkan di Rp285,58 (kapitalisasi pasar Rp138,19M, volume 24 jam Rp24,15M), sedangkan MON diperdagangkan di Rp24,59 (kapitalisasi pasar Rp18,31M, volume 24 jam Rp1,36M). Perbedaan utamanya: Haedal Protocol jauh lebih besar — sekitar 7,5× kapitalisasi pasar MON, dan suplai beredar Haedal Protocol 483,3M / 1B HAEDAL (49%) dibanding 593,8M / 1B MONPRO (60%) milik MON. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Haedal Protocol selama 15 Hari dan MON selama 16 Hari.
| HAEDAL | MONPRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,19M | Rp18,31M |
Volume (24h) | Rp24,15M | Rp1,36M |
Suplai yang Beredar | 483,3M / 1B HAEDAL (49%) | 593,8M / 1B MONPRO (60%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 16 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →MON Protocol adalah ekosistem digital terdesentralisasi yang memanfaatkan token MONPRO dan dijaga oleh validator global. Platform ini memiliki launchpool untuk reward pengguna dan mendukung pengembangan game serta IP blockchain-native. Dengan game internal seperti Pixelmon Games dan kemitraan dengan jaringan terkemuka, MON Protocol membangun komunitas gamer yang berkembang, sementara token MONPRO digunakan untuk tata kelola, utilitas dalam game, dan reward komunitas.
Selengkapnya di halaman MONPRO →