Perbedaan Haedal Protocol dan Enzyme: Haedal Protocol diperdagangkan di Rp287,52 (kapitalisasi pasar Rp138,19M, volume 24 jam Rp24,15M), sedangkan Enzyme diperdagangkan di Rp30.212 (kapitalisasi pasar Rp134,13M, volume 24 jam Rp104,56M). Perbedaan utamanya: Haedal Protocol dan Enzyme berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Haedal Protocol dibatasi (483,3M / 1B HAEDAL (49%)), sedangkan Enzyme terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Haedal Protocol selama 15 Hari dan Enzyme selama 29 Hari.
| HAEDAL | MLN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,19M | Rp134,13M |
Volume (24h) | Rp24,15M | Rp104,56M |
Suplai yang Beredar | 483,3M / 1B HAEDAL (49%) | 3,3M MLN |
Typical Hold Time | 15 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →Enzyme adalah sistem manajemen aset on-chain yang mudah digunakan yang memungkinkan akses ke aset digital dan DeFi dari satu aplikasi sederhana. Enzyme menyediakan sistem manajemen pesanan dan eksekusi front-to-back, yang menyediakan pelaporan, manajemen risiko, administrasi, tata kelola, dan operasi yang sepenuhnya otomatis.
Selengkapnya di halaman MLN →