Perbedaan Haedal Protocol dan KiloEx: Haedal Protocol diperdagangkan di Rp289,31 (kapitalisasi pasar Rp139,1M, volume 24 jam Rp24,39M), sedangkan KiloEx diperdagangkan di Rp66,64 (kapitalisasi pasar Rp14,15M, volume 24 jam Rp2,63M). Perbedaan utamanya: Haedal Protocol jauh lebih besar — sekitar 9,8× kapitalisasi pasar KiloEx, dan suplai beredar Haedal Protocol 483,3M / 1B HAEDAL (49%) dibanding 211,7M / 1B KILO (22%) milik KiloEx. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Haedal Protocol selama 15 Hari dan KiloEx selama 19 Hari.
| HAEDAL | KILO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp139,1M | Rp14,15M |
Volume (24h) | Rp24,39M | Rp2,63M |
Suplai yang Beredar | 483,3M / 1B HAEDAL (49%) | 211,7M / 1B KILO (22%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →KiloEx adalah bursa terdesentralisasi (DEX) generasi baru yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman ramah pengguna dalam perdagangan perpetual, dengan integrasi penuh ke Liquid Staking Token Finance (LSTfi). Platform ini menggabungkan manajemen risiko canggih, fitur perdagangan inovatif, serta kemampuan trading multi-aset yang mulus untuk mentransformasi perdagangan terdesentralisasi. KiloEx menekankan keamanan, transparansi, dan aksesibilitas, menjadikannya pilihan andal bagi trader ritel maupun institusional.
Selengkapnya di halaman KILO →