Perbedaan Haedal Protocol dan IDEX: Haedal Protocol diperdagangkan di Rp285,58 (kapitalisasi pasar Rp138,19M, volume 24 jam Rp24,15M), sedangkan IDEX diperdagangkan di Rp33,85 (kapitalisasi pasar Rp74,11M, volume 24 jam Rp36,08M). Perbedaan utamanya: Haedal Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Haedal Protocol dibatasi (483,3M / 1B HAEDAL (49%)), sedangkan IDEX terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Haedal Protocol selama 15 Hari dan IDEX selama 20 Hari.
| HAEDAL | IDEX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,19M | Rp74,11M |
Volume (24h) | Rp24,15M | Rp36,08M |
Suplai yang Beredar | 483,3M / 1B HAEDAL (49%) | 1B IDEX |
Typical Hold Time | 15 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →IDEX mengklaim sebagai DEX likuiditas hibrida pertama yang menggabungkan model order book dengan automated market maker (AMM). Platform ini mengombinasikan kecepatan dan fitur order book tradisional dengan keamanan serta likuiditas AMM. Dengan mengintegrasikan mesin perdagangan off-chain dan penyelesaian perdagangan on-chain, IDEX menawarkan pendekatan unik untuk bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman IDEX →