Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Himalaya Energi Perkasa Tbk. (HADE) vs Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA)

Himalaya Energi Perkasa Tbk.Trading
Super Bank Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Himalaya Energi Perkasa Tbk. dan Super Bank Indonesia Tbk.: Himalaya Energi Perkasa Tbk. diperdagangkan di Rp18 (kapitalisasi pasar 40,28 M, volume 24 jam 1,81 jt), sedangkan Super Bank Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp585 (kapitalisasi pasar 19,46 T, volume 24 jam 10,03 jt). Perbedaan utamanya: Super Bank Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 483,1× kapitalisasi pasar Himalaya Energi Perkasa Tbk., dan Super Bank Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,03 jt vs 1,81 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HADESUPA
Kapitalisasi Pasar
40,28 M19,46 T
Volume
1,81 jt10,03 jt
Lot
18,11 rb100,32 rb
Perputaran
33,09 jt5,86 M
Harga Rata-rata
18,27584,5
Nilai Transaksi
33,09 jt5,86 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
18585
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,8 rb2,54 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HADE
Lihat detail
SUPA
Lihat detail

Tentang Himalaya Energi Perkasa Tbk.

PT HD Capital Tbk formerly PT Hortus Danavest Tbk. (the Company) was established under the name of PT Harumdana Sekuritas based on the Notarial Deed No. 24 dated February 10th, 1989 of Soebagjo Ronoatmodjo S.H., notary in Jakarta. The Company divides business into 3 divisions, Stock Brokerage & Trading Division, Corporate Finance & Investment Banking and Fixed Income Division. The Company is member of Jakarta Stock Exchange and Surabaya Stock Exchange.

Selengkapnya di halaman HADE

Tentang Super Bank Indonesia Tbk.

PT Super Bank Indonesia Tbk. (hereinafter referred to as the Bank) formerly under the name of PT Bank Fama International was established by Deed No. 36 on 5 March 1993, before Notary Herlien, S.H. The Bank has received a license as a commercial bank according to the Decree of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. 834/KMK.017/1993 dated 11 October 1993.

Selengkapnya di halaman SUPA