Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Himalaya Energi Perkasa Tbk. (HADE) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

Himalaya Energi Perkasa Tbk.Trading
Summarecon Agung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Himalaya Energi Perkasa Tbk. dan Summarecon Agung Tbk.: Himalaya Energi Perkasa Tbk. diperdagangkan di Rp18 (kapitalisasi pasar 38,16 M, volume 24 jam 4,94 jt), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp324 (kapitalisasi pasar 5,41 T, volume 24 jam 2,9 jt). Perbedaan utamanya: Summarecon Agung Tbk. jauh lebih besar — sekitar 141,8× kapitalisasi pasar Himalaya Energi Perkasa Tbk., dan Himalaya Energi Perkasa Tbk. lebih aktif diperdagangkan (4,94 jt vs 2,9 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HADESMRA
Kapitalisasi Pasar
38,16 M5,41 T
Volume
4,94 jt2,9 jt
Lot
49,35 rb29,04 rb
Perputaran
84,49 jt950,3 jt
Harga Rata-rata
17,12327,26
Nilai Transaksi
84,49 jt950,3 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
18328
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,87 rb73,6 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HADE
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang Himalaya Energi Perkasa Tbk.

PT HD Capital Tbk formerly PT Hortus Danavest Tbk. (the Company) was established under the name of PT Harumdana Sekuritas based on the Notarial Deed No. 24 dated February 10th, 1989 of Soebagjo Ronoatmodjo S.H., notary in Jakarta. The Company divides business into 3 divisions, Stock Brokerage & Trading Division, Corporate Finance & Investment Banking and Fixed Income Division. The Company is member of Jakarta Stock Exchange and Surabaya Stock Exchange.

Selengkapnya di halaman HADE

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA