Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Himalaya Energi Perkasa Tbk. (HADE) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Himalaya Energi Perkasa Tbk.Trading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Himalaya Energi Perkasa Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Himalaya Energi Perkasa Tbk. diperdagangkan di Rp18 (kapitalisasi pasar 40,28 M, volume 24 jam 1,81 jt), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp3.260 (kapitalisasi pasar 10,06 T, volume 24 jam 688,4 rb). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 249,8× kapitalisasi pasar Himalaya Energi Perkasa Tbk., dan Himalaya Energi Perkasa Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,81 jt vs 688,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HADERLCO
Kapitalisasi Pasar
40,28 M10,06 T
Volume
1,81 jt688,4 rb
Lot
18,11 rb6,88 rb
Perputaran
33,09 jt2,25 M
Harga Rata-rata
18,273.273,17
Nilai Transaksi
33,09 jt2,25 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
183.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,8 rb15

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HADE
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Himalaya Energi Perkasa Tbk.

PT HD Capital Tbk formerly PT Hortus Danavest Tbk. (the Company) was established under the name of PT Harumdana Sekuritas based on the Notarial Deed No. 24 dated February 10th, 1989 of Soebagjo Ronoatmodjo S.H., notary in Jakarta. The Company divides business into 3 divisions, Stock Brokerage & Trading Division, Corporate Finance & Investment Banking and Fixed Income Division. The Company is member of Jakarta Stock Exchange and Surabaya Stock Exchange.

Selengkapnya di halaman HADE

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO