Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Himalaya Energi Perkasa Tbk. (HADE) vs PAM Mineral Tbk. (NICL)

Himalaya Energi Perkasa Tbk.Trading
PAM Mineral Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Himalaya Energi Perkasa Tbk. dan PAM Mineral Tbk.: Himalaya Energi Perkasa Tbk. diperdagangkan di Rp18 (kapitalisasi pasar 40,28 M, volume 24 jam 1,81 jt), sedangkan PAM Mineral Tbk. diperdagangkan di Rp510 (kapitalisasi pasar 5,42 T, volume 24 jam 11,97 jt). Perbedaan utamanya: PAM Mineral Tbk. jauh lebih besar — sekitar 134,6× kapitalisasi pasar Himalaya Energi Perkasa Tbk., dan PAM Mineral Tbk. lebih aktif diperdagangkan (11,97 jt vs 1,81 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HADENICL
Kapitalisasi Pasar
40,28 M5,42 T
Volume
1,81 jt11,97 jt
Lot
18,11 rb119,71 rb
Perputaran
33,09 jt6,11 M
Harga Rata-rata
18,27510,11
Nilai Transaksi
33,09 jt6,11 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
18510
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,8 rb4,28 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HADE
Lihat detail
NICL
Lihat detail

Tentang Himalaya Energi Perkasa Tbk.

PT HD Capital Tbk formerly PT Hortus Danavest Tbk. (the Company) was established under the name of PT Harumdana Sekuritas based on the Notarial Deed No. 24 dated February 10th, 1989 of Soebagjo Ronoatmodjo S.H., notary in Jakarta. The Company divides business into 3 divisions, Stock Brokerage & Trading Division, Corporate Finance & Investment Banking and Fixed Income Division. The Company is member of Jakarta Stock Exchange and Surabaya Stock Exchange.

Selengkapnya di halaman HADE

Tentang PAM Mineral Tbk.

PT PAM Mineral Tbk (the Company) was established on January 15, 2008 based on Notarial Deed No. 32 of Edison Jingga, S.H., notary in Jakarta. The Company operates in two operational areas, namely in Southeast Sulawesi, Lameruru Village, Langgikima District, North Konawe Regency and Laroenai Village, Bungku Pesisir District, Central Sulawesi.

Selengkapnya di halaman NICL