Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Himalaya Energi Perkasa Tbk. (HADE) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Himalaya Energi Perkasa Tbk.Trading
Jaya Agra Wattie TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Himalaya Energi Perkasa Tbk. dan Jaya Agra Wattie Tbk: Himalaya Energi Perkasa Tbk. diperdagangkan di Rp18 (kapitalisasi pasar 40,28 M, volume 24 jam 1,81 jt), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp115 (kapitalisasi pasar 1,87 T, volume 24 jam 382 rb). Perbedaan utamanya: Jaya Agra Wattie Tbk jauh lebih besar — sekitar 46,4× kapitalisasi pasar Himalaya Energi Perkasa Tbk., dan Himalaya Energi Perkasa Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,81 jt vs 382 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

HADEJAWA
Kapitalisasi Pasar
40,28 M1,87 T
Volume
1,81 jt382 rb
Lot
18,11 rb3,82 rb
Perputaran
33,09 jt43,65 jt
Harga Rata-rata
18,27114,26
Nilai Transaksi
33,09 jt43,65 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
18115
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,8 rb94

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

HADE
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Himalaya Energi Perkasa Tbk.

PT HD Capital Tbk formerly PT Hortus Danavest Tbk. (the Company) was established under the name of PT Harumdana Sekuritas based on the Notarial Deed No. 24 dated February 10th, 1989 of Soebagjo Ronoatmodjo S.H., notary in Jakarta. The Company divides business into 3 divisions, Stock Brokerage & Trading Division, Corporate Finance & Investment Banking and Fixed Income Division. The Company is member of Jakarta Stock Exchange and Surabaya Stock Exchange.

Selengkapnya di halaman HADE

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA